Archive

Posts Tagged ‘C#’

VB.Net Setter And Getter

SOURCE : WWW.DOTNETSPIDER.COM

While using Property function.

1)Property without a ‘ReadOnly’ or ‘WriteOnly’ specifier must provide both a ‘Get’ and a ‘Set’.

2)’End’ statement not valid.

3)Statement cannot appear within a method body. End of method assumed.

if the above err comes the fault in initial of Get

Like: GetGet or GetSome text

so assign like:

Dim mName As String

Public Property Name() As String
Get
Return mName
End Get

Set(ByVal value As String)
mName = value
End Set
End Property

The Connection to a Database

sumber / source : http://www.functionx.com

Introduction

To use or access a database, a user typically launches it and opens the necessary object(s) from it. You too will need to access a database but with code. To programmatically access a database using the ADO library, you must first establish a connection. To support this, the ADODB namespace provides an interface named Connection. In the .NET Framework, the Connection interface is defined by a class named ConnectionClass.

To create a connection to a database, declare a variable of type Connection or ADODB.ConnectionClass and initialize it using the new operator. This would be done as follows:

//
//
using System;

public class Program
{
static int Main()
{
ADODB.Connection conDatabase = new ADODB.Connection();
return 0;
}
}
This can also be done as follows:

Categories: C# (CSharp.Net) Tags: , ,

How to add Image in the DatagridView using VB.NET

June 2, 2009 1 comment

sori gw post disini buat anak2 forum , sekalian itung2 arsipin wokwaowakowako dan di forum jg kl pastein gini pasti ancur karena ga ada fitur google syntax highlighter nya buat tampilin code biar ga di filter he2

Disini saya akan mencontohkan beberapa contoh untuk add item ke dalam datagrid dengan beberapa teknik yang berbeda ,

saya akan sedikit memaparkan bagaimana untuk add image ke dalam datagrid , pertama kita mesti memastikan column yg kita add adalah columntype dengan DataGridViewImageColumn agar gambar dapat kita add gambar ke dalamnya .
dalam teknik di bawah ini tergantung kebutuhan anda menginginkan image yg seperti apa yang ingin anda add ke dalamnya ,
baik untuk menampilkan image  hanya pada  beberapa baris data ( rows ) , atau keseluruhan baris data ( rows ) , masih banyak lagi aksesoris yang dapat anda gunakan , disini saya menunjukkan dengan 3 teknik VB.Net dan 1 C# , terima kasih sebelum dan sesudahnya .
jgn lp main2 jg ke www.murahgila.com yah ^^

VB.NET – Teknik 1 Dengan Rows.add dengan Drawing.Bitmap

Dim bmp1 As New System.Drawing.Bitmap(Application.StartupPath + “\u.png”)
Try
Dim i As Integer = 1
sqlcom.Connection = mycon.openCon()
sqlcom.CommandText = “select username as [Username] , pass as [Password] , jabatan as Jabatan from msuser a left join msjabatan b on a.id = b.id”
sqlcom.CommandType = CommandType.Text
sqldr = sqlcom.ExecuteReader

While sqldr.Read
DataGridView1.Rows.Add(bmp1, sqldr.Item(0), sqldr.Item(1), sqldr.Item(2))
i = i + 1
End While
mycon.closeCon()

DataGridView1.AutoSizeColumnsMode = DataGridViewAutoSizeColumnsMode.Fill
DataGridView1.DefaultCellStyle.WrapMode = DataGridViewTriState.True
DataGridView1.AutoSizeRowsMode = DataGridViewAutoSizeRowsMode.AllCells
Catch ex As Exception
MessageBox.Show(ex.Message)
End Try

VB.NET – Teknik 2 Dengan Rows.add dengan Image From File

Try
Dim i As Integer = 1
sqlcom.Connection = mycon.openCon()
sqlcom.CommandText = “select username as [Username] , pass as [Password] , jabatan as Jabatan from msuser a left join msjabatan b on a.id = b.id”
sqlcom.CommandType = CommandType.Text
sqldr = sqlcom.ExecuteReader

While sqldr.Read
DataGridView1.Rows.Add(Image.FromFile(Application.StartupPath + “\u.png”), sqldr.Item(0), sqldr.Item(1), sqldr.Item(
i = i + 1
End While
mycon.closeCon()

DataGridView1.AutoSizeColumnsMode = DataGridViewAutoSizeColumnsMode.Fill
DataGridView1.DefaultCellStyle.WrapMode = DataGridViewTriState.True
DataGridView1.AutoSizeRowsMode = DataGridViewAutoSizeRowsMode.AllCells
Catch ex As Exception
MessageBox.Show(ex.Message)
End Try

VB.NET – Teknik 3

Dim dgImage As New DataGridViewImageColumn
dgImage.Image = Drawing.Image.FromFile(“C:\FixedOption.ico”)
dgImage.ReadOnly = True
dgImage.ImageLayout = DataGridViewImageCellLayout.Normal
dgDataGridView.Columns.Add(dgImage)

‘Bind ke DataGrid dengan dataset bila ingin menampilkannya
dgDataGridView.DataSource = DataSet

C#.NET

dgDataGridView.Rows.Clear();

DataGridViewImageColumn dgImage = new DataGridViewImageColumn();

dgImage.Image = Drawing.Image.FromFile(“C:\\IconLocation\\FixedOption.ico”);

dgImage.ReadOnly = true;

dgImage.ImageLayout = DataGridViewImageCellLayout.Normal;

dgDataGridView.Columns.Add(dgImage);

//Bind ke dataset untuk menampilkannya

dgDataGridView.DataSource = BindDataSet;

ASP.Net 2 – Data Type And Conversion

April 13, 2009 1 comment

Pendahuluan

Setelah kita mengerti Konsep yang telah saya rangkum pada pertemuan 1 , kita dapat memulai basic pengetahuan dari perbedaan masing-masing dataType , cara pemberian comment pada baris-baris yang tidak ingin kita jalankan dan juga menggunakan fungsi-fungsi yang ada , maupun penggunaan konversi dan compare , semua ini nantinya akan kita pakai ke depan untuk menghadapi kasus yang ada pada business logic yang akan kita hadapi , bila yang belum membaca artikel pertama saya tentang ASP.Net dapat membaca di www.suryodesign.asia/freedownload atau dapat di download di http://ilmukomputer.org/author/suryodesign/ , semoga artikel saya ini dapat lebih membuka wawasan anda mengenai penggunaan dataType dan teman-temannya


Isi

Ada beberapa point yang akan kita pelajari disini seperti penggunaan comment , Variabel dan DataType , Assignment dan Initializers , String And Escaped Characters , Arrays , Array List , Enumeration , Variabel Operations , Type Conversion, Object-Based Manipulation , String Class , DateTime and TimeSpan Classes , Conditional Structure.

Saya akan membahasnya satu per-satu agar lebih mudah di pahami atau easy to understand , dan setelah anda memahami ini kita dapat memulai pembuatan web ASP.Net pada pertemuan selanjutnya bila telah memiliki basic nya .


Comment

Comment kita butuhkan pada C# untuk membatasi baris2 / line yang tidak ingin kita kerjakan berikut adalah contoh comment pada C#

//Comment pertama

/*Comment ke dua

Tes Baris ke 3 / *

Kita juga dapat memisah Code Statement pada C# sesuai kebutuhan kita untuk memotong baris code yang panjang agar lebih mudah dilihat dan di manage.

Code Statement Single Line

MyValue = MyValue1 + MyValue2 + MyValue3 ;

Code Statement yang di pisah menjadi 2 baris.

MyValue = MyValue1 + MyValue2 +

MyValue3 ;

Code Statement menjadi 3 baris

MyValue = MyValue1 +

MyValue2 +

MyValue3 ;

Variabel dan Data Type

//Membuat variable integer errorCode

Int errorCode ;

//membuat string Variabel myName

String myName;

Catatan : pada C# variable dengan nama name dan Name adalah berbeda, mungkin terkadang ini menjadi suatu hal yang memmbingungkan atau malah menjadi suatu hal yang menguntungkan bagi seorang programmer.

Setiap bahasa .Net memiliki type data variable yang sama , seperti pada VB.Net dan C#

Memiliki 2 cara pendefinisian yang berbeda yaitu dim A as string (VB.Net) dan string A ( C# ) , tetapi CLR tidak membuat perbedaan , faktanya merka hanya 2 nama yang berbeda dengan base data type yang sama .

Berikut adalah Data Type pada VB.Net dan C# dengan Class Library name dan batasannya :

asp21

Kita juga dapat mendefinisikan varibel dengan menggunakan nama dari .Net class Library seperti System.String myName ;

Assignment dan Initializers

ketika kita membuat variable , kita dapat assign value ke dalamnya , sepanjang value tersebut memiliki tipe data yang sesuai , berikut adalah Two Step Process pendefinisikan dengan menggunakan C# Language

//Definisikan variable

Int errorCode;

String myName;

//assign value

errorCode = 10;

MyName = “Suryo”;

Kita juga dapat assign perintah di atas menjadi one step process menjadi

Int errorcode = 10;

String myName = “Suryo”;

Sekali lagi saya ingin memberitahu , dalam C# kita tidak dapat menggunakan variable yang belum memiliki value untuk menjadi factor pengali / pembagi dan sejenisnya seperti contoh berikut :

Int number ; //number tidak memiliki value hanya inisialisasi pembuatannya

Number = number + 1; //Error.

Harusnya ketika di inisialisasi number sendiri memiliki nilai awal yang kita assign sebelum kita menggunakan variabelnya itu sendiri.

Int number = 0 ; //number bernilai 0

Number = number + 1 ; /sukses , number bernilai 1

C# juga mesti memperhatikan tipe data dan isi dari value nya tersebut , seperti

Decimal myDecimal = 14.5;

14.5 otomatis menjadi tipe data double , dan syntax di atas tidak akan bekerja , untuk menghadapi masalah ini , C# mendefinisikan beberapa special characters yang dapat kita tambahkan pada akhir value , berikut

M(decimal)

D(double)

F(float)

L(long)

Sehingga kita dapat menulis variable di atas menjadi :

Decimal myDecimal = 14.5M ;

String And Escaped Characters

Berikut adalah contoh dari String dan Escaped Character :

\” ( Double Quoted )

\n ( New line )

\t ( horizontal Tab )

\\ ( Backward slash )

Contoh penggunaan string dan escaped variable adalah pada penempatan directori ,

// path = “C:\\MyApp\\MyFiles”;

Varibel di atas memiliki alamat C:\MyApp\MyFiles path , alternative nya adalah penggunaan @ di awal kalimat untuk menon-aktifkan C# escaping dan string seperti berikut :

path = @”c:\MyApp\MyFiles”;

Arrays

Array mengijinkan kita untuk menyimpan nilai dengan memiliki data type yang sama , dan dapat di akses berdasarkan dimensi dan index number dimana dia disimpan , array dapat kita buat sesuai dengan dimensi kebutuhan yang kita perlukan .

Semua array dimulai dengan batas bawah / lower bound 0 , ketika kita membuat array dalam C# , kita mesti spesifikasi number pada elementnya , karena array di mulai dari 0 , maka untuk highest index untuk array yg memiliki 4 data maka highest index nya bernilai 3 atau jumlah data – 1 = highest index karena dimulai dari 0 untuk lower bound nya .

Contoh pembuatan array

//Array dengan 4 string , memiliki index dari 0 hingga 3

String[] stringArray = new string[4];

//Array dengan 2×4 grid array ( dengan total 8 data )

Int[,] intArray = new int[2,4];

Kita dapat mengisi array berikut dengan cara seperti berikut :

String[] stringArray = {“a”.”b”.”c”.”d”}’

Same teknik juga bekerja untuk multidimensional arrays , contoh dengan penggunaan sepasang bracket { } :

Int[,] intArray = {{1,2},{3,4},{5,6},{7,8}}

Berikut adalah pemetaan array 2 dimensi dalam memory :

aspnet21

Untuk mengakses element dalam Array , kita dapat menspesifikasian index number dalam array bracket seperti berikut :

Int element ;

Element = intArray[0,1]; //element sekarang bernilai 2

Berikut adalah Array Members yang dapat kita gunakan :

aspnet9

Array List

Array biasa tidak support redimensioning atau maksudnya disini adalah ketika kita membuat array , kita tidak dapat mengganti size yang telah kita buat berbeda dengan Array List , dan Array biasa membutuhkan proses penomoran index yang akan di copy untuk mengcopy dari 1 Array dan Array lainnnya berbeda dengan Array List , kita dapat menggunakan collection classes yang di sediakan oleh .Net language , salah satunya adalah ArryList , berikut adalah snipet C# untuk menggunakan ArrayList :

ArrayList dynamicList = new ArrayList();

dynamicList.Add(“satu”):

dynamicList.Add(“dua”):

dynamicList.Add(“tiga”):

berikut adalah contoh untuk mengambil string pertama , ketika kita mengambil kita mesti meng convert data yang ada di dalamnya , karena kita tidak mengetahui tipe data apa yang di kandung dalam ArrayList tersebut .

string item = Convert.ToString(dynamicList[0]);

Enumeration

Enumeration adalah sekumpulan group yang salint terhubung , yang mana memiliki nama yang mendeskripsikan grup ini .

Contoh enumeration untuk mendefinisikan beberapa tipe user yang berbeda :

Enum UserType

{

Admin;

Guest;
Invalid;

}

Kita dapat menggunakan UserType enumeration sebagai special data type yang sebagai salah satu dari tiga kemungkinan value yang ada , kita dapat assign value menggunakan titik(dot) seperti contoh berikut :

UserType newUserType = UserType.Admin;

Pada contoh di atas , kita membuat UsertType Baru dan kita set sebagai Admin , enumeration sebenernya dapat kita akses dengan Number berdasarkan urutannya dimana 0 sebagai Admin , 1 sebagai Guest , dan 2 sebagai Invalid , dalam beberapa scenario , kita mungkin ingin mengontrol number yang berbeda untuk setiap kebutuhan atau bagian informasi :

Enum ErrorCode

{

NoResponse = 166 ;

TooBusy = 167 ;

Pass = 0 ;

}

Dengan ErrorCode enumeration yang kita definisikan sebelumnya, kita dapat menggunakan nya seperti berikut :

ErrorCode err;

Err = DoSomething();

If(err = ErrorCode.Pass)

{

//Sukses

}

Variabel Operations :

Kita dapat membuat semua standard data type pada C# ketika bekerja dengan number , seperti menggunakan math symbol , pembagian , pengalian , penambahan , modulus , atau pengurangan seperti berikut ;

Int number ;

Number = 4 + 2 * 3

//Number bernilai 10 karena derajat * lebih tinggi dari + maka * akan di kerjakan terlebih //dahulu , untuk menentukan mana yang lebih dahulu di kerjakan , gunakan ( ) pada //bagian yang ingin di kerjakan terlebih dahulu

Number = (4+2) * 3

//Number bernilai 18

Berikut adalah contoh penggunaan masing-masing operator :

aspnet3

Untuk menggabung string kita dapat menggunakan + seperti berikut

//penggabungan 3 string

myName = firstName + “ “ + lastName ;

dalam penambahan C# menyediakan beberapa cara seperti berikut :

myValue += 10

myValue*= 3

myValues /=12;

pada contoh di atas myValue +=10 sama dengan myValue = myValue + 10

untuk penggunaan fungsi2 matematika yang lebih jauh kita dapat mendefinisikan seperti berikut :

int myValue;

myValue = math.Sqrt(81); //bernilai 9

myValue = math.Round(42.8999,2); // bernilai 42/89

myValue = math.Abs(-10); // bernilai 10

myValue = math.Log(24.212); // bernilai 3.18

myValue = math.PI; // bernilai 3.14

Type Conversion

Untuk mengubah informasi dari satu data type ke data type yang lainnya , seperti contoh sample nya kita ingin menerima inputan dari textbox yang kita miliki kemudian kita ingin menjumlahnya dengan variable yang kita miliki , disini kita mesti convert ke integer sebelum dapat kita gunakan untuk menghindari kesalahan penjumlahan yang di akibatkan oleh dataType.

Contoh konversi 32 bit integer ke 64 bit integer:

Int mySmallValue;

Long myLargeValue;

//MySmall value diisi dengan nilai dari batas atas int32

mySmallValue = int32.Maxvalue;

//MyLargeValue diisi dengna nilai mySmallValue

myLargeValue = mySmallValue;

berikut contoh pengubahan 32 bit integer ke 16 bit integer

int count32 = 1000;

short count 16;

//konversi dari 32 bit integer menjadi 16 bit integer , bila coun32 lebih besar dari count16 /maka akan menyebabkan problem, karena itu kita gunakan short disini

Count16 = (short)count32;

Contoh pengubahan dari string menjadi number count

Int count ;

String countString = “10”;

//convert string “10” menjadi numeric value 10

Count = Convert.ToInt32(countString);

//convert numeric 10 menjadi string “10”

countString = Convert.ToString(count);

kita juga dapat menggunakan Parse untuk mengubah dari string menjadi numeric seperti berikut :

count = Int32.Parse(countString)


Object-Based Manipulation :

.Net merupakan Object Oriendted dimana setiap data yang di bangun memiliki handle basic operation untuk menangani aksi yang ada seperti manipulasi strings , date dan number dengan C# atau VB.Net.

Seperti contoh setiap .Net class Libarary memiliki ToString() method . kita akan mencoba menggunakannya :

String myString;

Int myInteger = 100;

//Convert number menjadi string

myString = myInteger.ToString();

The String Class

Salah satu variable data type yang banyak kita gunakan adalah string , string sendiri memiliki banyak fungsi dan method yang dapat kita gunakan dalam string Class , berikut adalah cara penggunaanya dalam C# :

String myString = “This is a test string “;

myString = myString.Trim(); // bernilai “his is a test string”

myString = myString.Substring(0,4); // “this”

myString = myString.ToUpper(); // “THIS”

myString = myString.Replcace(“IS”,”AT”); // “THAT”

int length = myString.Length; // 4

kita juga dapat menggunakan beberapa perintah di atas kemudian kita gabung menjadi seperti berikut :

myString = myString.Trim.SubString(0,4).ToUpper().Replace(“IS”,”AT”);

atau berdasarkan variable yang kita miliki :

myString = “hello”.ToUpper() // “HELLO”

Berikut adalah Table penggunakan Sytem.String class

aspnet4

aspnet5


The DateTime and TimeSpan Classes

DateTime dan TimeSpan class memiliki fungsi methods dan properties yang mengizinkan kita untuk melakukan beberapa kegiatan berikut :

  • Extract bagian dari datetime(misalhkan hanya bulan / tahun ) atau konversi dari TimeSpan menjadi total hari atau total number dari menit yang ada .
  • Memudahkan penghitungan tanggal
  • Menentukan tanggal yang sekarang dan waktu sekarang dan informasi lainnya seperti hari / minggu atau tanggal kejadian sesuai dengan aktifitas yang kita miliki

Sebagai contoh :

//mendapatkan waktu sekarang , kemudian kita tambah 100 hari ke depan kemudian kita //dapatkan tahun nya saat itu

DateTime myDate = DateTime.Now;

myDate = myDate.AddDays(100);

string dateString = myDate.Year.ToString();

untuk TimeSpan sendiri penggunaannya seperti beriktu :

DateTime myDate1 = DateTime.Now;

DateTime myDate2 = DateTime.Now.AddHours(3000);

TimeSpan difference ;

Difference = myDate2.Subtract(myDate1);

Double numberOfMinutes;

numberOfMinutes = difference.TotalMinutes;


Berikut adalah DateTime members yang dapat kita gunakan :

aspnet7

Berikut adalah TimeSpan member yang dapat kita gunakan :
aspnet8


Conditional Structure

Kita dapat mendefinisikan Conditiona Structure untuk membandingkan kondisi yang ada saat ini , atau untuk membuat keputusan sesuan dengan logic kita .

Contoh Logical Operator :

aspnet9

Kita dapat menggunakan banyak cara untuk membandingkan seperti pada operasi string dengan menggunakan (==) atau (!=) . kita juga dapat menggunakan String.Compare() method.

Int result;

Result = String.Compare(“apple”,”attach”); // result = -1

Result = String.Compare(“apple”,”all”); // result = 1

Result = String.Compare(“apple”,”apple”); // result = 0

Atau dapat juga kita gunakan seperti berikut :

String word = “apple”;

Result = word.CompareTo(“attach”); // result = -1

Penutup

Banyak nya tipe data dan kebutuhan konversi terkadang membingungkan kita , ada banyak cara yang bisa kita gunakan tergantung dengan cara / alternative mana yang lebih kita kuasai , semoga contoh di atas dapat membuka logika piker kita tentang penggunaan dataType dan Konversi . diharap pembaca dapat lebih creative dan tidak hanya tergantung pada artikel ini untuk dapat menguasai lebih lanjut .


REFERENSI :

C# Part 10 – Excel Report

March 15, 2009 4 comments

Pendahuluan

Pada pertemuan ke 10 ini saya akan membahas bagaimana membuat report ke dalam excel ,
banyak metode yang dapat kita gunakan untuk men-generate suatu repot berdasarkan data yang
ada , kali ini saya akan membahas cara yang simple dan mudah digunakan dan dimengerti oleh
para pembaca , kita akan membuat sebuah report yang hanya berisikin text dan nama column
yang simple berdasarkan data yang ditampilkan, next time bila saya ada waktu luang mungkin
saya akan mencoba membuat suatu report yang lebih mendalam lengkap dan sedikit extreme
bagi para pembaca.untuk dapat dijadikan bahan referensi dalam membuat report yang banyak
digunakan pada perusahaan-perusahaan saat ini untuk membuat laporan yang lebih kompleks.
Penulis mungkin selama beberapa minggu ke depan pada bulan Maret 2009 ini akan vakum
sementara karena ada beberapa keperluan , dan penulis meminta maaf apabila ada mail /
message yang tidak bisa saya balas selama bulan maret ini. Tetapi Penulis akan tetap Exist
untuk terus menulis artikel pada IlmuKomputer ini pada bulan-bulan selanjutnya. Untuk artikel
sendiri dapat di download di www.suryodesign.asia/freedownload


Isi

Dalam pembuatan ini ada beberapa hal yang harus di perhatikan seperti dalam penggunaan
perbedaan Araay dengan ArrayList , pengetahuan OleDB Konsep dan Excel Document , dan
penggunaan komponen seperti linkLabel , groupBox dan linkLabel. Hingga dalam factor Build
Application yang berpengaruh terhadap PlatForm target maupun penggunaan Try Catch Finally
untuk menghandle kesalahan yang terjadi.
Pertama kita akan membahas tentang PlatformTarget , maksudna disini adalah dalam
penggunakan komponen OLEDB bagi yang memakai Operating Vista 64 Bit dan Office 2007
mungkin akan menemukan kesalahan yang mungkin sama dihadapi oleh penulis saat itu. Untuk
lebih jelasnya mungkin dapat di lihat pada link berikut ini agar pembaca dapat lebih mengerti :
http://suryodesign.wordpress.com/2009/03/05/oledbprovidernotregistered/ , tapi saya akan
menjelaskan secara singkat tentang masalah ini, mungkin kita akan menemukan pesan Error
seperti “The Microsoft.Jet.OLEDB.4.0′ provider is not registered on the local machine”. ,
mungkin bagi yang tidak mendapatkan masalah ini dapat menghiraukan factor Operating
System satu ini , bila hal ini terjadi maka yang mesti kita lakukan adalah mengganti Properties
applicaton pada menu BuilTab dengan mengganti PlatFormTarget dari Any CPU menjadi X86 ,
untuk lebih jelasna dapat di lihat pada printscreen berikut :
103
Read more…

Categories: C# (CSharp.Net) Tags:

C# Part 9 – Binding Source

March 15, 2009 2 comments

Pendahuluan
Banyak Cara Yang di lakukan untuk menampilkan dan mengontrol data pada aplikasi User
Interface yang ada saat ini , masing-masing programmer memiliki tekhnik dan cara
masing-masing untuk membuat aplikasi yang mana menurut mereka paling efektif dan terbaik
untuk digunakan oleh User. Disini saya memberikan dasar cara menggunakan BindingSource
untuk mengontrol dan membuat navigasi data.
harap Sebelum membaca artikel ini anda telah mengerti mengenai konsep menampilkan data
pada SQL 2005 yang telah saya jelaskan pada artikel sebelumnya , bagi yang belum mengerti
dapat anda download di www.suryodesign.asia/freedownload atau di
http://ilmukomputer.org/2009/01/06/suryodesign/ , harap pelajari konsep2 pada artikel
sebelumnya atau anda akan mengalami kesusahan atau bahkan tersesat pada artikel ini karena
tidak mengerti konsep dan yang ada.
Isi

BindingSource komponen biasa kita gunakan dalam navigasi data , bindingSource sendiri
memiliki banyak tujuan , pertama agar memudahkan binding control dalam mengendalikan data
dalam form, memberikan notifikasi / peringatan atas perubahan yang terjadi dan services
lainnya antara windows form controls dan data source. Untuk menggunakan bindingSource ini
kita dapat Attach Binding Source komponen kedalam data source dengan menggunakan
DataSource property. Untuk Binding yang complex. Kita dapat memilih menggunakan
DataMember property untuk beberapa kolom atau list pada data source, kemudian anda dapat
menempelkan control tersebut pada BindingSource.
Kemudian untuk navigasi data kita dapat menggunakan MoveNext, MoveLast, MoveFirst,
MovePrevious dan kita dapat sorting ataupun filter data yang ada. Kita biasa menggunakan
bindingsource untuk mengontrol data. Bindingsource bukan hanya powerfull tool dan tidak
hanya untuk binding tetapi dapat dengan cepat untuk memfilter dan sorting data. Kita dapat
menggunakan Filter property untuk mem-filter data.
//filter data berdasarkan kolom namabarang
bS.Filter = “NamaBarang like ‘%” + txtFilter.Text + “%’”;
dimana bS adalah BindingSource yang telah kita buat dan NamaBarang adalah Kolom Table
dan txtFilter merupakan textboxt yang kita miliki.
Kita dapat juga menggunakan untuk membandingkan nilai seperti berikut
bS.Filter = “Qty >= 50 AND Order_ID <= 20″

Sekarang mari kita design form seperti berikut :
Hal pertama yang harus kita lakukan adalah deklarasi global SQLConnection , DataTable dan
BindingSource seperti berikut:

//buat sqlconnection , datatable , dan bindingsource
SqlConnection con = new SqlConnection(@”Data
Source=SURYODESIGN-PC\SQLEXPRESS;Initial Catalog=SQL2005;Integrated
Security=True”);
DataTable dt = new DataTable();
BindingSource bS = new BindingSource();

Read more…

Categories: C# (CSharp.Net) Tags:

C_Sharp_ Part 8 – Crypthography And Efficient Flow Code

March 15, 2009 4 comments

Pendahuluan

Perkembangan Teknologi di Indonesia sangatlah pesat , teknologi menentukan sekali kemajuan di suatu perusahaan, baik di mulai dari proses bisnis dalam perusahaan itu sendiri atau iklan maupun advertising ataupun merupakan webprofile pada suatu halaman internet , dalam prosesnya sendiri lalu lintas informasi dalam dunia maya perlu dijaga , hal ini sangat penting , karena informasi tersebut merupakan informasi yang penting bagi suatu pihak tertentu baik dalam penerimaan maupun pengiriman proses informasi.

Dalam hal ini kita membutuhkan pengamanan , banyak hal yang di lakukan oleh programmer untuk mengamankan data yang ada mulai dari menggunakan SSL , SESSION , COOKIES , ataupun ENCRYPTION dan Kriptografi dan alternative sejenisnya. Dan bagaimana kita menerapkan nya di dalam pemprograman kita , disini saya akan mengajarkannya dan memberitahu bagaimana menerapkan inheritance dan menggunakannya di dalam class kita , sehingga berapa banyak nya form yang kita miliki kita tetap akan menggunakan 1 class untuk show data dan 1 class untuk insert apapun jenisnya J.

harap Sebelum membaca artikel ini anda telah mengerti mengenai konsep manipulation data pada SQL 2005 dan mengerti konsep dasar penggunaaan Class dan inheritance yang telah saya jelaskan pada artikel sebelumnya , bagi yang belum mengerti dapat anda download di www.suryodesign.asia/freedownload

Isi

Disini saya akan membahas mengenai Kriptografi, Kriptografi disini berasal dari bahasa Yunani yaitu Kryptos yang berarti tersembunyi dan grafo yang berarti menulis, dan kemudian kriptografi sendiri artinya merupakan teknik untuk menyamarkan atau membuat informasi/ pesan yang telah telah diinput seolah olah tidak terlihat oleh pihak lain. Sekalipun mereka bisa mendapatkan informasi yang ada tetapi mereka tidak akan mendapatkan isi pesan yang asli dari message tersebut. Kita menggunakan MD5 yang merupakan singkatan dari Message Digest 5 (MD-5) , disini nomor “5” merupakan versi perbaikan dari versi2 yang ada pada sebelumna , MD5 di buat oleh Ron Rivest pada tahun 1991 , untuk menggantikan hash function sebelumnya yaitu MD4 yang dibuat pada tahun 1991 dan kemudian pada tahun 1996 kemudian ditemukan MD5 , dan kemudian pada tahun 2007 dilakukan penelitian oleh Arjen Lestra untuk membuat SSL Sertificate validate untuk menambah atau mensupport keamanan pada MD5 ini .

Apa itu MD5?

MD5 adalah teknik / formula yang mengubah kalimat yang ada dan kemudian di hashing menjadi satu arah yang menghasilkan hash 128 bit “finger print” atau “message digest” yang maksudnya secara langsung di konversi dan tidak meninggalkan jejak sehingga tidak dapat di konversi kembali ke dalam bentuk aslinya. MD5 merupakan salah satu cara untuk mengubah data integrity yang berguna untuk menyimpan password atau data yang sensitive atau hanya boleh digunakan oleh beberapa pihak saja.

Apakah MD5 merupakan suatu enkripsi ?

Ada beberapa yg bilang MD5 merupakan teknik Enkripsi, tetapi ada yg bilang jg bukan , hal ini merupakan suatu perbedaan pendapat dimana satu pihak mengatakan bahwa yang namanya enkripsi mesti dapat di dekripsi untuk mendapatkan value / nilai aslinya , dan ada yg mengatakan ini hanyalah jalan satu arah untuk mengacak atau mengubah atau meng-konversi kalimat yang ada dan tidak meninggalkan kalimat aslinya dan kita tidak dapat menggunakan md5sum untuk mendapat kembali kalimat aslinya.

Read more…

Categories: C# (CSharp.Net) Tags:

C# Sharp Part 5 – Database SQL 2005

January 30, 2009 23 comments

Part 5 –SQL 2005

M.Suryo Pranoto

mail : suryodesign@yahoo.co.id

http://www.suryodesign.asia

www.suryodesign.wordpress.com

Catatan :  Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan Visual Studio 2008 dan SQL Server Express 2005
Untuk dapat menjalankanya harap menggunakan versi yang sama untuk menghindari kesalahan yang terjadi
KLIK SAYA UNTUK DOWNLOAD ARTIKEL + Aplikasi


Pendahuluan

Pada bahasan kali ini saya akan menjelaskan mengenai C# dihubungkan dengan database SQL2005 , harap mempelajari C# Pert 4 terlebih dahulu agar lebih mengerti sebelum mempelajari bagian ini.
Saya akan mencoba menjelaskannya step by step agar lebih mudah di mengerti , dan juga memberikan contoh agar di ketahui penggunaan dan penerapannya.

Isi

Di Pertemuan ke 5 ini kita akan mempelajari cara membangun database, database merupakan sekumpulan table atau data yang terorganisi dan memiliki hubungan (relasi) di antara semua elemen , database disini masih merupakan sekumpulan entity yang berasal dari perancangan , dan kemudian kita menggunakan aplikasi antar muka dengan bahasa pemprograman C# untuk dapat memanagemen , mengelola , mengubah , dan memonitoring isi dari database file system dengan SQL 2005 kita tadi.

Perkembangan teknologi semakin pesat dari tahun ke tahun , begitu juga dengan penggunanya yang makin bertambah banyak , sehingga menuntut database dengan struktur yang lebih baik dan juga aplikasi dengan flow yang baik agar dapat berjalan dengan cepat dan dapat menghindari atau meminimalis kesalahan yang terjadi.

Untuk Microsoft SQL Server 2005 ini sendiri saya menggunakan SQL 2005 Express yang merupakan versi gratis dari SQL Server dan dapat anda download di www.microsoft.com dengan nama file SQLSVR32.exe dan jangan lupa untuk mendownload SQL Management Studio dengan nama file SqlServer2005_SSMSEE.msi , file ini gratis dari Microsoft.

Pertama buat database dengan nama table MsBarang dengan nama kolom dan tipe databerikut :

50-tablebarang

Kita menggunakan SQLCLIENT untuk dapat menghubungkan aplikasi kita dengan database SQL2005 , pertama kita import System data.SQLClient sehingga menjadi :

using System;

using System.Collections.Generic;

using System.ComponentModel;

using System.Data;

using System.Drawing;

using System.Linq;

using System.Text;

using System.Windows.Forms;

using System.Data.SqlClient;

Read more…

Categories: C# (CSharp.Net) Tags:

C# Part 4 – M.Access Dengan OLE DB Provider

January 13, 2009 8 comments

Pendahuluan

Teknologi merupakan hal yang sangat pesat berkembang saat ini , dan sudah merupakan kebutuhan kita , semua data yang kita pakai saat ini tersimpan ke dalam suatu database,
Kita dapat mengakses database tersebut , dalam hal programming untuk mengakses suatu database ini kita memerlukan Provider , bisa dengan OLE DB , ODBC , SQL Client ataupun Oracle Connection dan banyak lagi jenisnya , kita mesti mengetahui yang mana yang akan kita gunakan sesduai dengan kebutuhan kita. Setiap Provider mendukung jenis database yang berbeda dan juga memiliki kelebihan masing-masing.

Dalam artikel ini kita akan coba membahas OLE DB menggunakan database Microsoft Access.
Kita akan coba membuat suatu Transaction Insert Update Delete yang simple terlebih dahulu atau Hard Code ( Code yang tertera secara jelas dalam setiap blok-blok tanpa menggunakan suatu modul atau kelas yang di panggil berulang – ulang , tujuannya adalah agar latihan ini dianggap sebagai pemanasan dan dapat membuka logika pikir kita bagi yang baru mempelajari OLE DB dengan Microsoft Access ini , pada pertemuan selanjutnya baru kita akan masuk ke SQL Client dan saya akan membahasa tentang fitur2 yang belum kita bahas pada page ini.

Isi

1. Buat database dengan Microsoft Access., design database dengan nama database data dan design form database seperti berikut dan jangan lupa untuk mengisi data.

csharp-40

2.Buat Project C# baru, dalam aplikasi saya , saya menamakannya dengan folder market dan kemudian save di directori Yang anda kehendaki , kemudian pindahkan database anda ke dalam dirctori aplikasi anda dengan alamat

NamaFile > NamaFile > Bin > Debug > “PASTE DATABASE DI DALAM SINI”

Mungkin muncul pertanyaan kenapa mesti kita mesti memindahkan database di dalam folder Debug ini ? Karena di dalam folder debug itu dimana ada file output dari aplikasi kita dimana aplikasi di jalankan. Dan nantinya kita akan membuat string koneksi database untuk meload data dimana database itu diambil dengan alamat direktori yang beralamat 1 folder dengan alamat dimana aplikasi jalankan , ini alas an kita menaruh database di dalam sini , kita bias saja menaruhnya di sembarang tempat sesuai kemauan tapi itu tergantung dengan alamat Connection String yang kita gunakan bila bersifat statis dan tidak dinamis.

3.Kemudian dalam aplikasi , double klik form anda dan tambah kan baris perintah berikut :

using System.Data.OleDb;

Tujuan Perintah ini Akan kita gunakan untuk memanggil beberapa perintah seperti berikut, dan masih banyak juga perintah lainnya selain perintah di bawah ini :

4.Kemudian Hal Pertama adalah mencari Koneksi yang perlu kita lakukan.,
Lakukan Perintah berikut ini :
> Klik Data , Add New Data Source , Pilih Database kemudian Next

> Kemudian New Connection > Pilih Data Source dengan “Microsoft OleDB” Dan Kemudian Browse Database data. Yang telah kita buat tadi.Dan Test Connection , Kemudian Setelah anda Oke ambil String Connection yang ada , string ini nanti akan kita gunakan untuk membuat OLEDBCONNECTION.

5.Kita akan Memulai Pengertian tentang beberapa Command yang akan kita pakai
Yaitu Pertama kita mesti mengetahui Command Type , berikut jenis2 command type

Berikut adalah hasil Nilai yang dikembalikan Dari Command Type

Berikut saya akan membuat masing2 Snippet dari Cara Eksekusi. , tetapi jangan lupa untuk membuat string koneksi pada bagian atas Form
public string strCon = “Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=|DataDirectory|/data.mdb” ;

1.EXECUTENONQUERY( EX : Insert , Update , Delete )

// Buat Koneksi
OleDbConnection connection = new OleDbConnection(strCon);
// Buat Command Yang nantinya akan kita gunakan untuk perintah

OleDbCommand command = new OleDbCommand();
// Try Catch kita gunakan untuk menghandle kesalahan.
try
{
//Buka koneksi
connection.Open();
command.Connection = connection;
//Pilih jenis perintah yang digunakan

command.CommandType = CommandType.Text;
//Eksekusi Perintah dari Command
command.ExecuteNonQuery();
//Tutup Koneksi
connection.Close();

}
//Buka koneksi
catch (Exception ex)
{
MessageBox.Show(ex.Message);
}

2.Execute Reader

// Buat Koneksi
OleDbConnection connection = new OleDbConnection(strCon);
// Buat Command Yang nantinya akan kita gunakan untuk perintah

OleDbCommand command = new OleDbCommand();
// Try Catch kita gunakan untuk menghandle kesalahan.
try
{
connection.Open(); //Buka koneksi
command.Connection = connection;
//Pilih jenis perintah yang digunakan

command.CommandType = CommandType.Text;
//Buat Object DataReader Untuk Membaca data
//kemudian Eksekusi Perintah dari Command Tersebut
OleDbDataReader dr = command.ExecuteReader();
while (dr.Read())
{
MessageBox.Show(dr[0].ToString() + ” ” + dr[1].ToString());
}
connection.Close(); //Tutup Koneksi
}
catch (Exception ex)
{
MessageBox.Show(ex.Message);
}

3.Execute Scalar

// Buat Koneksi
OleDbConnection connection = new OleDbConnection(strCon);
// Buat Command Yang nantinya akan kita gunakan untuk perintah

OleDbCommand command = new OleDbCommand();
// Try Catch kita gunakan untuk menghandle kesalahan.
try
{
int jumlahData ;
//Buka koneksi
connection.Open();
command.Connection = connection;
//Pilih jenis perintah yang digunakan

command.CommandType = CommandType.Text;
//Buat Object DataReader Untuk Membaca data
command.CommandText = “select count(*) from msbarang”
//kemudian Eksekusi Perintah dari Command Tersebut
jumlahData = command.ExecuteScalar();
MessageBox.Show((string)jumlahData);
connection.Close(); //Tutup Koneksi
}
catch (Exception ex)
{
MessageBox.Show(ex.Message);
}

4.TableDirect dengan Fill
//buat koneksi
OleDbConnection connection = new OleDbConnection(strCon);

//buat command dan isi dengan NamaTable , bukan perintah SQL
OleDbCommand command = new OleDbCommand(“MsBarang”);
try
{
command.Connection = connection;
command.CommandType = CommandType.TableDirect;

//buat dataset dengan nama ds1
DataSet ds1 = new DataSet();
OleDbDataAdapter da1 = new OleDbDataAdapter(command);
//isi query dari MSBARANG ke dalam ds1 dengan nama table “barang”
da1.Fill(ds1, “barang”);
//tampilkan hasil ke dalam data grid
dataGridView1.DataSource = ds1;
dataGridView1.DataMember = “barang”;
}
catch (Exception ex)
{
MessageBox.Show(ex.Message);
}

5.Fill dengan Search dan TableDirect

//buat koneksi dan isi koneksi
OleDbConnection connection = new OleDbConnection(“Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=|DataDirectory|/data.mdb”);

//buat paramater1
OleDbParameter parameter1 = new OleDbParameter();
//buat command dan isi dengan perintah
OleDbCommand command = new OleDbCommand(“select * from MsBarang where [NamaBarang] = ?”);
//add parameter1 ke untuk mengisi ? pada perintah select
command.Parameters.Add(parameter1);
//isi parameter1 dengan variabel
parameter1.Value = txtKeyword2.Text ;
try
{
//buka koneksi dan gunakan type jenis text
command.Connection = connection;
command.CommandType = CommandType.Text;
//buat dataset baru dan isi data kedalam dataset tersebut
DataSet ds1 = new DataSet();
OleDbDataAdapter da1 = new OleDbDataAdapter(command);
da1.Fill(ds1, “barang”);
//tampilkan data dari dataset ke dalam datagrid
dataGridView1.DataSource = ds1;
dataGridView1.DataMember = “barang”;
}
catch (Exception ex)
{
MessageBox.Show(ex.Message);
}

Berikut adalah tampilan Output dari aplikasi, anda dapat mendownload aplikasi berikut dari alamat http://www.suryodesign.asia
Mempelajari C# mungkin agak sulit dibandingkan bahasa pemprograman VB yang lebih bersahabat dan lebih mudah di mengerti , tetapi ini merupakan suatu tantangan bagi kita sebagai Praktisi IT untuk mendalaminya , pada pertemuan Kee-mpat ini kita mempelajari basic Database dengan OLEDB , ini masih merupakan langkah awal dari langkah kita menuju programmer , masih banyak langkah yang mesti kita lewati

Categories: C# (CSharp.Net) Tags:

C# Part 3 – Static Keyword & Function

January 10, 2009 6 comments

>>>> Download HTTP
>>>> Download Ilmu Komputer

Pendahuluan

Static Keyword dan Function mungkin sudah tidak asing lagi di mata para programmer ,
Static Keyword dan Function ini sudah banyak kita temui tetapi mungkin hanya ada beberapa artikel yang dapat menjelaskan tentang penggunaan Static Dan Function ini secara mudah dan jelas agar dapat langsung mudah di praktekkan.

Saya akan mencoba menjelaskannya step by step agar lebih mudah di mengerti , dan juga memberikan contoh agar di ketahui penggunaan dan penerapannya.

Isi

Di Pertemuan ke 3 ini , kita akan belajar mengenai penggunaan Statick Keyword dan bagaimana menggunakan function pada C#.

Pertama kita mesti mengetahui apa itu Static ?

Static disini maksudnya bisa barupa variable / function yang kita deklarasikan dengan menggunakan keyword Static di depan variable / function tersebut seperti berikut ini

public static double nStaticNilai;
public static void mahasiswaClassFunction() // static

{

Console.WriteLine(“mahasiswa class function”);

}

Read more…

Categories: C# (CSharp.Net) Tags:
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.